VIVA.co.id - Bagi Persib Bandung, Kota Surabaya ibarat kampung halaman kedua. Hubungan baik suporter Persib dan publik sepak bola Surabaya jadi salah satu faktor kenapa Maung Bandung dinilai sedikit diuntungkan oleh hasil undian penyisihan Piala Jenderal Sudirman.
Sedangkan delapan pemain belum bergabung karena masih izin berlibur di kampung halamannya masing-masing, seperti Vladimir Vujovic yang kemungkinan besar baru bisa bergabung pekan depan.
Namun Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman tetap menilai Maung Bandung akan menjalani semua pertandingan dengan berat selama bertarung di Surabaya nanti. Kualitas masing-masing lawan jadi salah satu faktor yang menurut Djanur akan membuat Persib harus bekerja ekstra di Kota Pahlawan nanti.
"Dimanapun dan melawan tim manapun menurut saya tetap sama beratnya. Bagi saya Persib harus siap menghadapi segala situasi yang nanti dihadapi. Tidak ada tim yang lemah dan kuat, semuanya menurut saya seimbang dari segi kekuatan," tegas Djanur.
Di Piala Jenderal Sudirman sendiri, Maung Bandung satu grup dengan tuan rumah Surabaya United, Persela Lamongan, Pusamania Borneo FC (PBFC) dan PS TNI. Surabaya United patut diwaspadai karena bertindak sebagai tuan rumah. Sementara PS TNI meski bukan berasal dari kasta ISL, namun kehadiran sejumlah pemain berlabel timnas membuat semua tim di Grup C patut mewaspadai kiprah PS TNI.
Potensi kejutan juga ada di skuad Persela, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu, selama ini dari statistik rekor pertemuan, kerap membuat Maung Bandung kesulitan. Terakhir adalah kehadiran PBFC sebagai lawan Persib di penyisihan dinilai bakal sangat menarik dinanti.
Aroma dendam mewarnai pertemuan Maung Bandung dengan Pesut Etam yang disingkirkan Persib di perempatfinal Piala Presiden. Hal menarik lainnya dari pertemuan kedua tim apalagi kalau bukan kehadiranh sosok Iwan Setiawan yang sempat jadi buah bibir karena serangan-serangan verbal yang dilontarkannya kepada skuad Persib, khususnya Pelatih Djadjang Nurdjaman.
Menghadapi turnamen Piala Jenderal Sudirman, Persib harus menghadapi setumpuk masalah non teknis. Seperti tak lengkapnya komposisi pemain di awal persiapan karena 13 pemain masih absen dengan alasan berbeda-beda. Lima pemain di antaranya masih tampil di Habibie Cup 2015.
© VIVA.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar